Wamenaker Afriansyah Noor Akan Dapat Gelar Bandar Mudo Pengimbang Rajo dari LAM Jambi
Share:

JAKARTA – Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi akan memberikan gelar kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan istri Lin Nurhayani. Pemberian gelar tersebut akan dilakukan pada Kamis (4/1/2024) di Gedung LAM Kota Jambi.

Gelar yang akan didapat adalah Datuak Afriansyah Noor Bandar Mudo Pengimbang Rajo dan istri Lin Nurhayani mendapat gelar Karang Setio yang menandakan setia sebagai pendamping suami.

Hal tersebut diungkapkan Zainal Abidin, Ketua LAM Jambi perwakilan DKI Jakarta usai prosesi penjemputan secara adat Melayu Jambi (sirih jemputan) di kediaman Afriansyah Noor, Jakarta Selatan, Senin (1/1/2024).

“Ya, kami mendapat amanah dari LAM Provinsi Jambi untuk menyampaikan rencana penganugerahan gelar Datuk Afriansyah Noor Bandar Mudo Pengimbang Rajo kepada pak Wamenaker,” kata Zainal.

Pada prosesi sirih jemputan itu, Zainal dampingi Sekretaris LAM Jambi Perwakilan DKI Jakarta, Suprayitno Irawan dan 5 orang pengurus lainnya.

Zainal menambahkan, gelar adat diberikan karena para tokoh tersebut dinilai mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap lembaga adat Melayu Jambi maupun pembangunan Jambi.

Afriansyah Noor mengaku terharu atas apresiasi masyarakat adat Melayu Jambi atas anugerah gelar tersebut. Baginya gelar itu bukan sembarang gelar, dan pemberian gelar itu melekat suatu tanggung jawab besar.

Dirinya berterima kasih dan menerima amanah dan kepercayaan masyarakat Jambi, insyaallah dirinya akan terus berupaya memajukan Jambi melalui program program kementerian ketenagakerjaan.

“Tentunya sebagai putra daerah Jambi, saya merasa terharu dan bangga dapat penganugerahan dari adat melayu Jambi,” ujarnya.

“Insyaallah prosesi penganugerahan gelarnya Kamis, 4 Januari di Gedung LAM Jambi. Nanti saya dan istri pakai pakaian Adat Jambi Melayu,” tambahnya.

Sebelumnya pada April 2023, Afriansyah Noor juga dinobatkan sebagai pemangku jabatan adat Datuak Rajo Basa, Jorong Gundam Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Leave a comment