PBB Ajukan Keberatan Terkait Orang Meninggal Ikut Mencoblos di Dapil 6 Batubara, Sumut

PBB Ajukan Keberatan Terkait Orang Meninggal Ikut Mencoblos di Dapil 6 Batubara, Sumut

Share:

JAKARTA – Ada orang yang telah meninggal dunia ikut mencoblos di TPS 19 di Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, terutama di dapil 6 pada Pemilu 14 Februari. Hal demikian terungkap pada sidang pemeriksaan pendahuluan di Mahkamah Konstitusi (2/05/2024) dalam perkara Nomor 190-01-13-02/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024, yang diajukan pemohon dari Partai Bulan Bintang.

“Faktanya pada TPS 19 Desa Kuala Tanjung terdapat 3 pemilih meninggal dunia atas nama Rohana meninggal pada 5 April 2023 pada usia 85 tahun, Tuweni 13 April 2022 usia 63 tahun dan Ramlan 28 Agustus 2023 usia 67 tahun pada waktu meninggal,” ungkap Kuasa Hukum Pemohon dari Partai Bulan Bintang Gatot Priadi.

Ketua Umum DPP LABH Bulan Bintang itu menjelaskan bahwa pada TPS itu tercatat daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 221, daftar pemilih tambahan (DPTb) 2 dan daftar pemilih khusus (DPK) 3 orang. Dengan demikian total pemilih pada TPS tersebut sebanyak 226 pemilih. “Total kertas suara yang digunakan sebanyak 226,” ujarnya.

Temuan lain juga ditemukan di TPS 16 Dsa Kuala Tanjung, di mana tercatat DPT sebanyak 157 pemilih dan surat suara yang digunakan 100 persen, sementara satu orang pemilih diketahui sedang bekerja di luar kota.

Parahnya lagi, kata Gatot, terdapat selisih 52 suara perolehan suara PBB dan caleg PBB. Menurut versi KPU perolehan suara PBB sebanyak 2.424, sedangkan menurut catatan PBB perolehan suara di angka 2.476 suara. Selisih tersebut terjadi karena adanya tindakan pembatalan suara PBB oleh penyelenggara sebanyak 52 suara dengan alasan robek pada lipatan kertas suara.

“Itu terjadi di 4 TPS di Desa Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka, 5 TPS di Desa Kuala tanjung Kecamatan Sei Suka, 1 TPS di Desa Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka, 3 TPS di Desa Tanjung Prapat Kecamatan Laut Tador, 2 TPS di Desa Sei Mjur Kecamatan Laut Tador dan 1 TPS di Desa Pelanggiran Kecamatan Laut Tador,” ungkapnya.

Gatot menambahkan, selain itu juga ditemukan sejumlah Daftar Pemilih Khusus yang melebihi jumlah surat suara Cadangan 2% dari jumlah DPT di Desa Sei Suka Deras TPS: 001, 002, 003, 004, 006, 008, 010 dan Desa Tanjung Kasau TPS 003 dan 004;

Dia mempertanyakan ketidaklaziman itu, apakah semua DPK itu memiliki hak menggunakan kertas suara pemilihan anggota DPRD Kabupaten Batubara Dapil Batubara 6. Maka dari Pemohon telah mengajukan keberatan baik di PPK maupun di KPU, serta melaporkannya ke bawaslu setempat namun tidak diindahkan.